Minggu, 17 November 2013

Sistem Pencernaan pada Manusia

Pada dasarnya, semua makhluk hidup harus memenuhi kebutuhan energinya dengan cara mengkonsumsi makanan. Makanan tersebut kemudian diuraikan dalam sistem pencernaan menjadi sumber energi, sebagai komponen penyusun sel dan jaringan tubuh, dan nutrisi yang membantu fungsi fisiologis tubuh. A. Pengertian Sistem Pencernaan Manusia Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Zat makanan yang dicerna akan diserap oleh tubuh dalam bentuk yang lebih sederhana. Proses pencernaan makanan pada tubuh manusia dapat dibedakan atas dua macam, yaitu : 1. Proses pencernaan secara mekanik Yaitu proses perubahan makanan dari bentuk besar atau kasar menjadi bentuk kecil dan halus. Pada manusia dan mamalia umumnya, proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi. 2. Proses pencernaan secara kimiawi (enzimatis) Yaitu proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Proses pencernaan makanan pada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan. Alat-alat pencernaan manusia adalah organ-organ tubuh yang berfungsi mencerna makanan yang kita makan. Alat pencernaan dapat dibedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar-kelenjar pencernaan manusia terdiri dari kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), dan pankreas. Berikut ini akan dibahas satu per satu proses pencernaan yang terjadi di dalam saluran pencernaan makanan pada manusia. B. Saluran Pencernaan Manusia Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (penguyahan, penelanan, dan pencampuran) dengan enzim zat cair yang terbentang mulai dari mulut sampai anus. Saluran pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ berturut-turut dimulai dari mulut (cavum oris), kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (colon), dan anus. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut ini. Saluran pencernaan manusia

Menjaga Paru-paru

Paru-paru merupakan bagian dari organ tubuh yang berfungsi untuk melakukan respirasi atau pertukaran oksigen yang terkandung di dalam udara yang masuk ke dalam darah dan karbondioksida yang dibuang melalui mulut atau hidung kita. Begitu pentingnya bagian tubuh ini dalam sistem pernafasan, menjaganya agar tetap dalam kondisi baik dan sehat, akan membuatnya selalu berfungsi sesuai dengan seharusnya. Dengan kondisi udara yang semakin memburuk saat ini, terlebih lagi di daerah perkotaan dengan berbagai polusi, baik kendaraan bermotor maupun asap pabrik, tentunya sangat tidak baik bagi sistem pernafasan kita, terutama paru-paru. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Biasakan menghirup udara melalui hidung. Hidung telah dilengkapi dengan filter atau penyaring berupa bulu-bulu halus yang sangat berguna untuk menyaring udara yang masuk ke dalam tubuh. Jika terdapat kotoran seperti partikel debu dalam udara yang terhirup, maka akan tertahan pada bulu-bulu tersebut dan diendapkan dengan sedikit cairan di bagian hidung yang tidak masuk ke dalam saluran pernapasan. Kotoran yang menjadi endapan ini biasa kita sebut dengan upil. Merangkakkan badan di lantai pada saat beraktifitas seperti membaca buku, menulis, atau menggunakan laptop merupakan kebiasaan yang tidak baik untuk paru-paru. Posisi yang dimaksud adalah merentangkan badan dengan dada berada di bawah. Apabila sering dilakukan dapat mengakibatkan gangguan pada organ pernapasan termasuk paru-paru. Pada posisi tersebut keadaan paru-paru terhimpit atau terjepit beban tubuh, sehingga saluran paru-paru tidak dapat secara maksimal dalam menerima udara. Bahkan 25 % saluran tidak dapat teraliri oksigen, sehingga 75 % saluran lainnya menjadi berat. Hal ini dapat menyebabkan penyakit bronkitis dan paru-paru basah. Hindari asap yang berbau menyengat. Asap merupakan bentuk udara yang dengan partikel udara yang mengikat zat lain seperti debu halus, karbon, nitrogen, bakteri, virus, dll. Misalnya asap kendaraan merupakan udara berkarbon sisa pembakaran kendaraan bermotor, apabila terhirup dan masuk ke dalam paru-paru dapat berakibat pada berkurangnya fungsi organ paru-paru. Perbanyaklah menghirup udara segar dan udara bersih yang bisa kita jumpai di pagi hari. Atau juga bisa didapat di daerah yang bebas polusi, misalnya di daerah pegunungan atau tempat yang rimbun dengan pepohonan yang banyak mengandung oksigen dan udara bersih. Buatlah jadwal rutin tiap sebulan sekali atau dua kali untuk menyempatkan pergi ke daerah yang memiliki udara segar dan bersih. Hindarilah rokok. Dengan menghindarinya berarti mencegah peluang terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh rokok. Membebaskan hidup tanpa asap rokok akan membuat sistem pernafasan kita menjadi lebih bersih dan sehat. Hindari makanan dan minuman yang mengandung soda. Kandungannya tidak baik bagi kesehatan paru-paru. Termasuk semua jenis minuman berkarbonasi sangat tidak baik untuk paru-paru. Faktor emosi pun harus dijaga. Situasi yang pelik dan sikap yang emosional dapat berpengaruh pada pernafasan kita. Biasanya nafas menjadi mudah tersengal-sengal, tidak teratur, bahkan sesak nafas. Seseorang yang memiliki sikap sabar biasanya memiliki paru-paru yang lebih baik. pf button both Menjaga Paru Paru untuk Kesehatan Sistem Pernapasan Read more: http://doktersehat.com/menjaga-paru-paru-untuk-kesehatan-sistem-pernapasan/#ixzz2kuAvkbpo

Ginjal

Kepopuleran organ ginjal memang masih kalah dibandingkan dengan otak atau jantung dalam berbagai pembahasan seputar kesehatan. Akibatnya, banyak masyarakat yang kurang atau bahkan tidak peduli dengan kesehatan ginjalnya sendiri. Padahal peranan ginjal di dalam metabolisme tubuh sama vitalnya dengan organ lainnya sehingga menjaga kesehatannya sudah menjadi kewajiban setiap orang. Hal tersebut juga ternyata diakui para pekerja medis yang menyatakan bahwa perhatian terhadap masalah kesehatan ginjal ini masih berada di bawah jantung, otak atau hati. Tak heran bahwa banyak orang yang baru mengetahui kalau ia menderita ginjal jika penyakitnya sudah berada di stadium lanjut, disamping gejala penyakit ginjal yang memang tidak begitu terlihat. Alhasil, banyak pasien yang baru menyadarinya ketika penyakit tersebut sudah parah menggerogoti tubuhnya. Kesehatan ginjal ini tidak boleh dipandang sebelah mata karena jika sudah mencapai stadium berat maka biaya pengobatannya akan sangat mahal. Harus diketahui bahwa komplikasi dari penyakit ini pun terbilang banyak mulai dari diabetes, kardiovaskular sampai pengeroposan tulang. Pada dasarnya, penyakit ginjal ini terbagi menjadi dua yakni penyakit ginjal yang dapat disembuhkan dan yang tidak dapat disembuhkan. Kedua jenis penyakit ginjal tersebut memiliki konsekuensi medisnya masing-masing. Penyakit ginjal yang dapat disembuhkan, misalnya batu ginjal. Penyakit ini akan mudah diangkat jika yang menjadi faktor pencetusnya sudah diangkat dan kinerja ginjal pun akan normal kembali. Sedangkan penyakit ginjal yang tidak dapat disembuhkan dapat berupa ginjal yang sudah bocor atau penyakit ginjal kronis. Namun, meskipun tidak dapat disembuhkan, penyakit ini masih bisa disiasati dengan menghambat proses perkembangannya yakni dengan cara menjalani berbagai bentuk pengobatan medis dan menjalankan gaya hidup sehat. Namun, walau bagaimanapun, hal yang terpenting ialah mencegah ketimbang mengobati. Dan berikut merupakan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan ginjal Anda. Menjaga Kadar Gula Darah Anda harus pandai dalam menjaga kadar gula darah supaya tetap stabil. Gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu faktor penyakit ginjal. Data yang dirilis oleh Indonesia Renal Registry menyebutkan bahwa pada 2010 silam, penyakit diabetes menyumbang sekitar 25% yang menyebabkan penyakit ginjal. Menjaga Kesehatan Fisik Anda juga mesti pandai dalam menjaga kesehatan fisik dengan cara sering berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan menyehatkan. Ingatlah bahwa makanan yang banyak mengandung zat pewarna sangat berperan dalam memengaruhi kondisi ginjal seseorang. Begitu juga dengan kopi dan teh yang bila terlalu sering dikonsumsi, dapat mengganggu kinerja ginjal. Mulai saat ini, cobalah untuk lebih bijak dalam menyantap makanan/minuman dan rutin berolahraga fisik. Menjaga Tekanan Darah Data menunjukkan bahwa pada tahun 2010, darah tinggi turut andil dalam menyebabkan penyakit ginjal sebanyak 35%. Maka itu, Anda dituntut harus pandai dalam menjaga tekanan darah supaya tidak melonjak. Hindari makanan-makanan yang dapat memicu naiknya tekanan darah. Cukup Minum Air Putih Kaitannya dengan mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh. Selain dengan banyak mengonsumsi air putih yang memang sudah wajib untuk membantu menjaga kesehatan ginjal, cairan di dalam tubuh juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayuran. Dehidrasi atau kekurangan cairan sebaiknya dihindari supaya kinerja ginjal dapat terus terjaga. Tidak Merokok dan Rutin Memeriksakan Diri Lagi-lagi, merokok merupakan penyebab timbulnya berbagai macam penyakit di tubuh, salah satunya ginjal. Makanya, mulai saat ini, sebisa mungkin Anda mesti mengurangi atau bahkan tidak sama sekali merokok demi kesehatan ginjal Anda. Ginjal sebaiknya juga diperiksakan secara rutin dalam bentuk pemeriksaan protein dalam urin dan mengukur laju filtrasi glomerulus atau LFG. Itulah beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan ginjal supaya tetap berfungsi dengan baik. Bagaimanapun, Anda harus sebisa mungkin untuk menjaga kesehatan organ ginjal yang memiliki fungsi penting di dalam tubuh. Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/kita-untuk-menjaga-kesehatan-ginjal.html#ixzz2ku8hVTOO

Gigi

lmu pengobatan dan tarapi penyakit sangat banyak kita temui, apa lagi saat ini dengan kemajuan teknologi internet kita dapat mengetahui berbagai hal khususnya dibidang kesehatan gigi dan mulut. Masyarakat tidak lagi awam tentang kesehatan gigi dan mulut. Namun dalam kenyataannya masih banyak dari kita pergi ke dokter gigi untuk mengobati dan bukan untuk mencegah. Hal ini juga perlu disadari oleh rekan medis agar selalu memberikan petunjuk pencegahan kepada pasien. Perlu disadari keberhasialan suatu tindakan pengobatan tidak hanya dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan harus adanya kerjasama antara pasien dan dokter itu sendiri. Pencegahan penyakit merupakan hal yang sangat penting namun sering kali terlupakan ataupun sengaja dilupakan. Namun perlu disadari mencegah penyakit sebenarnya lebih murah dari pada mengobati, jadi kenapa kita tidak mencegah sebelum sakit? Beberapa dari kita mungkin belum mengetahui secara tepat bagaimana cara mencegah dan merawat agar kesehatan gigi dan mulut kita tetap terjaga dengan baik, sebenarnya tidak mesti dengan biaya yang mahal dan bisa dilakukan sendiri dirumah. Berikut ada beberapa cara umun yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit gigi dan mulut. Memelihara kebersihan mulut ( menghilangkan plak dan bakteri ). Memelihara kebersian mulut dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggosok gigi secara rutin, agar kita dapat memutus rantai penyebab terjadinya karies dan berbagai penyakit mulut lainnya. Memperkuat gigi ( dengan Flour ). Cara memperkuat gigi dengan menggunakan flour adalah dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung flour. Namun beberapa dari kita mungkin masih percaya dan menggunakan daun sirih untuk menyehatkan gigi. Namun yang paling sanagt tidak dianjurkan adalah menyikat gigi dengan menggunakan batu bata ataupun dengan tanah liat, beberapa orang masih menggunakan cara ini dengan harapan gigi terlihat lebih bersih dan kuat. Namun pada kenyataannya penggunaan bata malah akan mengikis lapisan email gigi. Mengurangi konsumsi makanan yang manis dan lengket. Makanan yang kita makan merupakan nutrisi yang penting untuk tubuh kita namun beberapa makanan mungkin tidak cocok untuk kesehatan gigi dan mulut kita, sebenarnya bukan tidak boleh namun apabila kita mengkonsumsi makanan manis dan lengket sebaiknya setelah itu langgung menggosok gigi dengan bersih agar sisa-sisa dari mankanan tersebut tidak menempel pada sela-sela gigi yang akan mempercepat terjadinya proses karies dan berbagai penyakit mulut lainnya. Membiasakan konsumsi makanan berserat dan menyehatkan gigi. Makanan serat selain bagus untuk kesehatan tubuh juga bagus untuk kesehatan gigi dan mulut. Bagi yang suka menggunakan tusuk gigi setelah makan untuk membersihkan sisa-sisa makanan cobalah untuk mengganti tusuk gigi dengan buah-buahan seperti apel, melon, pepaya,dll. Buah-buahan ini akan membantu kita untuk membersihkan sia-sia makanan yang menempel pada sela-sela gigi kita. Setelah kita mengetahui cara ini ada baiknya kita mulai berbagi ilmu ini kepada orang-orang terdekat kita agar nantinya mereka dapat mengingatkan kita apabila kita lupa, bukankah memberi lebih baik dari pada menerima? Kebanyakan dari kita sebenarnya sudah mengetahuinya namun karena berbagai alasan sehingga tidak melakukan hal yang tersebut diatas. Jadi mulailah mengajak orang terdekat dan yang anda sayangi untuk sama-sama menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mungkin lebih baik jika anda tempelkan tulisan diwastafel, kamar mandi ataupun diruang makan anda. Dari uraian diatas bisa disingkat seperti ini: Sikat gigi minimal 2 kali yaitu sesudah sarapan dan sebelum tidur malam. Gunakan sikat gigi yang berbulu halus dan pasta gigi berflouride. Sikat seluruh permukaan gigi selama 2 menit, dan berkumur cukup 1 kali. Kurangi makan makanan yang bergula dan lengket ( tidak lebih dari 2 kali diantara waktu makan ). Makan buah berserat sebagai pencuci mulut.

Kulit

Cara Mendapatkan Kulit yang Indah dan Sehat Mendapatkan kulit yang indah dan sehat adalah dambaan setiap wanita. Karena itu banyak wanita yang rela mengeluarkan biaya mahal untuk merawat keindahan dan kesehatan kulitnya. Namun terkadang, meskipun sudah dirawat kerusakan kulit tetap saja terjadi. Hal ini bisa diakibatkan karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Nah, berikut ini adalah cara perawatan kulit agar kesehatannya tetap terjaga. Kulit yang Indah Cucilah wajah secara teratur Cuci wajah kita setidaknya dua kali sehari, tetapi tidak lebih dari tiga kali sehari dengan pembersih yang sesuai dengan kulit. Pilihan pembersih tergantung pada jenis kulit (kering, berminyak, normal, atau kombinasi). Bisa juga memilih lidah buaya untuk pembersih. Berhati-hatilah untuk tidak terlalu sering membersihkan kulit. Juga, jangan mencuci muka dengan air panas atau dingin karena keduanya dapat menyebabkan pembuluh kapiler rusak. Pengelupasan secara teratur Pengelupasan kulit membantu untuk mendapatkan minyak yang diperlukan tubuh dan menghilangkan sel-sel kulit mati, kering, dan kotoran dari wajah. Cobalah melakukan pengelupasan setidaknya sekali atau dua kali seminggu. Bisa juga untuk membersihkan wajah secara teratur. Melembapkan Untuk menjaga kadar air kita harus menggunakan pelembap setiap hari. Perawatan lebih khusus harus dilakukan ketika musim dingin karena kulit cenderung menjadi cepat kering. Saat musim dingin, pijatlah tubuh dua atau tiga kali sehari dengan pelembap. Jangan lupakan tabir surya Tabir surya mungkin komponen yang paling penting dari aturan perawatan kulit. Keriput, yang merupakan nomor satu tanda penuaan dipicu oleh paparan sinar matahari. Sehingga sangat penting untuk menggunakan tabir surya. Jangan lupakan juga tabir surya di musim dingin dan pada hari berawan. Lindungi bibir Bibir pecah-pecah bisa jadi mimpi buruk. Gunakan lip balm atau gel pada bibir agar bibir tidak pecah-pecah. Gunakan alat pelembap udara Pelembap udara akan membantu untuk mendapatkan kembali kehalusan kulit. Saat musim dingin, kulit menjadi kering. Nah waktu inilah pelembab diperlukan. Cukup tidur Jika kurang tidur maka kulit akan terlihat pucat, kusam, lelah, dan kendur. Setidaknya 7 hingga 8 jam tidur, sangat penting untuk mendapatkan kulit yang baik. Minum banyak air Air sangat penting untuk mempertahankan kesehatan yang baik dan membersihkan seluruh tubuh. Dianjurkan untuk minum setidaknya 8 gelas sehari untuk menjaga kulit terhindar dari dehidrasi. Diet sehat Diet juga mempengaruhi kulit, terutama vitamin yang masuk. Makanlah makanan kaya vitamin seperti gandum, avokad, buah-buahan, dan sayuran lainnya. Konsentrasikan pada makanan yang kaya vitamin A dan E dalam jumlah yang sesuai. Jauhi makanan berminyak karena dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Olahraga teratur Berolahraga membuat kita banyak berkeringat dan proses kulit membersihkan diri. Berolahraga juga membantu mengeluarkan kotoran dan mengambil oksigen segar.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons