Rabu, 09 Oktober 2013

Perawatan Bayi

Cara Merawat dan Mengurus Bayi Baru Lahir dengan Benar – Memiliki momongan adalah salah satu moment paling membahagiakan dalam hidup. Adanya bayi dalam pernikahan menambah sempurnanya kebahagiaan Anda dan pasangan. Setiap Ibu pastinya menginginkan untuk dapat merawat buah hatinya dengan baik di awal kehidupannya. Perawatan bayi baru lahir memerlukan cara khusus dan ketelatenan karena bayi lebih sensitif dengan hal baru di sekitarnya. Banyak mitos dan kebiasaan merawat bayi dilakukan secara turun-temurun yang tidak semuanya baik untuk bayi.

Apabila Anda merupakan salah satu orang tua yang tengah menyambut kedatangan si kecil, beberapa tips merawat bayi baru lahir berikut ini ada baiknya Anda ketahui sebagai persiapan sebelum mempraktekkannya:
Bayi baru lahir tidak perlu memakai gurita
  • Perawatan bayi dengan mengenakan gurita perlahan kini sudah mulai ditinggalkan. Penggunaan gurita yang ketat pada bayi justru akan menekan bagian perut bayi, membuat bayi kesulitan bernafas, menekan lambung dan membuat bayi tidak nyaman. Seandainya ibu ingin tetap mengenakan gurita sebaiknya ikatan harus longgar.
Cara perawatan tali pusar
  • Cara perawatan tali pusar terbaru, sebaiknya tali pusar dibiarkan terbuka tanpa dibalut kain kassa dan cukup diolesi alkohol saat di rumah sakit. Selanjutnya di rumah setiap mandi disabuni dan dibersihkan. Perawatan tali pusar setelah lepas juga tidak perlu ditempeli uang koin untuk mencegah tidak bodong.
Penggunaan bedak bayi
  • Bayi baru lahir sebaiknya tidak perlu diberi bedak tabur seluruh tubuh usai mandi. Resiko terhirup serbuk halus dari bedak tabur akan  masuk paru -paru dan mengganggu pernafasan bayi. Bila memang ingin memberi bedak sebaiknya gunakan bedak padat dengan spon lembut. Cukup usap tipis pada daerah  lipatan paha, lipatan bawah lutut,  ketiak,  dan leher. Perawatan bayi usai buang air kecil dan buang air besar dengan menabur bedak di pantat atau alat kelamin tidak direkomendasikan lagi. Menabur bedak justru  akan menumpuk kotoran pada daerah alat kelamin bayi dan mudah terjadi lecet atau iritasi. Pori-pori kulit bayi masih sangat sensitif dan perlu sirkulasi udara terutama di daerah pantat dan alat kelamin yang tertutup.
Penggunaan popok yang aman
  • Sebaiknya, perawatan bayi menggunakan popok kain yang berbahan katun lembut. Popok kain selain ramah lingkungan juga aman untuk bayi. Bayi terhindar dari resiko alergi dan  infeksi  dan ruam popok.
Perawatan bayi dengan bedong
  • Bayi baru lahir memang membutuhkan kehangatan, namun bukan dengan membungkusnya rapat-rapat dengan kain bedong. Bila ingin memberi kehangatan, sebaiknya lipatan kain jangan terlalu erat. Sangat disarankan untuk lebih sering membebaskan bayi dari bedong agar bayi dapat bergerak bebas. Perhatian pada  bayi yang panas tidak  boleh dibedong, justru akan semakin meningkatkan suhu tubuhnya, dan bayi akan sesak karena tidak bisa bernafas dengan leluasa. Ibu sebaiknya membebaskan tangan dan kaki bayi dari ikatan bedong saat menyusui agar bayi juga bisa bersentuhan dengan ibunya. Kontak fisik ini sangat penting bagi bayi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons